Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Sosialisasi Perkembangan Profesi di Bidang Akuntansi
Jumat , 9 okober 2015 fakultas ekonomika dan bisnis kembali mengadakan seminar yang berjudul "Sosialisasi Perkembangan Profesi di Bidang Akuntansi". Seminar ini diadakan dengan tujuan untuk membuka kembali tentang profesi profesi apa saja yang bias ditekuni di bidang akuntansi. Acara ini berlangsung pukul 10.00 dan dibuka dengan sambutan oleh wakil Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Ibu Apriani Dorkas dan dilanjutkan dengan sambutan dari kementrian keuangan yang diwakili oleh Bapak Priyanto.
Acara ini diisi oleh 2 pembicara, ada Bapak Priyanto dan Ibu Fajar yang sudah jelas mempunyai kedudukan dan pengalaman yang banyak di dalam profesi akuntansi ini. Acara ini juga di moderator oleh Ibu Suzy yang tidak diragukan lagi dalam bidang profesi akuntansi ini, karena beliau juga mempunya kantor sendiri. Acara berlangsung sangat lancar, karena beberapa panitia pun ikut mengkondisikan jalannya acara, ditambah antusiasme dari peserta dalam mengikuti seminar ini, mengingat kebanyakan dari peserta juga memang tertarik dengan topic seminar kali ini. Acara ini dibagi dalam 2 sesi hingga pukul 15.00. di akhir acara juga ada penyerahan kenang kenangan untuk pembicara yang di wakili oleh wakil dekan Fakulas Ekonomika dan Bisnis. Diharapkan setelah seminar ini mahasiswa dapat memperuas pengetahuannya tentang profesi akuntansi dan lebih menekuni profesi akuntansi yang diminati. Salam
Acara ini diisi oleh 2 pembicara, ada Bapak Priyanto dan Ibu Fajar yang sudah jelas mempunyai kedudukan dan pengalaman yang banyak di dalam profesi akuntansi ini. Acara ini juga di moderator oleh Ibu Suzy yang tidak diragukan lagi dalam bidang profesi akuntansi ini, karena beliau juga mempunya kantor sendiri. Acara berlangsung sangat lancar, karena beberapa panitia pun ikut mengkondisikan jalannya acara, ditambah antusiasme dari peserta dalam mengikuti seminar ini, mengingat kebanyakan dari peserta juga memang tertarik dengan topic seminar kali ini. Acara ini dibagi dalam 2 sesi hingga pukul 15.00. di akhir acara juga ada penyerahan kenang kenangan untuk pembicara yang di wakili oleh wakil dekan Fakulas Ekonomika dan Bisnis. Diharapkan setelah seminar ini mahasiswa dapat memperuas pengetahuannya tentang profesi akuntansi dan lebih menekuni profesi akuntansi yang diminati. Salam
KSA Gelar : Obrol – Obrol Mahasiswa Akutansi FEB UKSW
![]() |
| Foto Bapak Usil ketika menyampaikan materi. |
Sabtu, 15 November 2014 menjadi
waktu yang dipilih oleh Kelompok Studi Akuntansi (KSA) FEB UKSW untuk
menyelenggarakan kegiatan Obrol – Obrol Mahasiswa Akuntansi FEB UKSW. Kegiatan
dengan tema “Masa Depan Bersama Akuntansi” ini merupakan serangkaian kegiatan
yang diadakan oleh KSA untuk para anggota wajib LK. Tetapi tidak menutup
kemungkinan bagi mahasiswa akutansi yang non wajib LK KSA untuk bepartisipasi
dalam kegiatan yang diadakan mulai jam 13.00 WIB kemarin di Balairung Utama
UKSW.
Bima (Akutansi-2013)
selaku ketua kegiatan Obrol-Obrol Mahasiswa Akutansi FEB UKSW menuturkan bahwa
kegiatan ini merupakan inisiatif dari KSA yang bekerja sama dengan pihak
fakultas dalam rangka mensosialisasikan kembali kurikulum 2014 kepada mahasiswa
akuntansi dan sekaligus memfasilitasi mereka untuk bertanya jawab langsung
kepada Kaprogdi Akutansi FEB UKSW yaitu
Bapak Dr. Usil Sis Sucahyo, SE., MBA.
![]() |
| Foto sesi tanya jawab. |
Dalam acara yang berlangsung
selama kurang lebih 3 jam tersebut, Bapak Usil sebagai pembicara menyampaikan
bahwa Kurikulum 2014 yang didesain memang disesuaikan dengan kebutuhan seorang
mahasiswa Akuntansi dalam menghadapi era globalisasi dan MEA (Masyarakat
Ekonomi Asean). Jadi diharapkan mahasiswa dalam melakukan pengambilan
matakuliah (Registrasi Matakuliah) tidak sekadar hanya asal mengambil tetapi
diharuskan menyesuaikan latar belakang ilmu dan masa depan yang hendak dicapai.
Selain itu, diharapkan setelah
mengikuti kegiatan ini mahasiswa Akuntansi FEB UKSW bisa mengerti mengenai
penyederhanaan 2 rumpun dalam program studi akuntansi yang sebelumnya berjumlah
5 rumpun dan yang menjadi harapan kedua yaitu mahasiswa Akutansi lebih
memperhatikan alur pengambilan matakuliah yang ada di kurikulum 2014. Begitulah
harapan Bima selaku ketua panitia.
Created by: Student Development
Task Force (2014)
Sarasehan IE 2014
Wisma Familia, Bandungan , 11 Oktober - 12 Oktober 2014 menjadi tempat kegiatan Sarasehan Ilmu Ekonomi 2014 digelar. Dengan peresmian pemotongan pita dari Koordinator Bidang Kemahasiswaan FEB UKSW, Yusepaldo Pasharibu , kegiatan ini diikuti oleh 50 mahasiswa dan beberapa dosen Fakultas Ekonomikan dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana serta tidak ikut ketinggalan beberapa alumni yang ikut bepartisipasi untuk memeriahkan kegiatan ini.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagi mahasiswa baru mengenai bidang pekerjaan apa saja yang nantinya dapat mereka tekuni setelah lulus kuliah. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para alumni membagi pengalaman mengenai dunia kerja mereka masing-masing dan berbagi pengalaman tentang aplikasi ilmu perkuliahan yang nantinya bisa bermanfaat saat masuk ke dunia kerja, ” ungkap Kepala Program Studi Ilmu Ekonomi UKSW yang kerap disapa Bapak Gatot.
Dengan teman kegiatan "Endure Till The End", kegiatan ini tidak hanya sekadar sharing alumni, tetapi juga telah dikemas dengan outbond dan talent show yang di harapkan akan meningkatkan keakraban antar mahasiswa IE FEB UKSW.
Terima kasih, ^.^
Bravo FEB,Viva UKSW !!!

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagi mahasiswa baru mengenai bidang pekerjaan apa saja yang nantinya dapat mereka tekuni setelah lulus kuliah. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para alumni membagi pengalaman mengenai dunia kerja mereka masing-masing dan berbagi pengalaman tentang aplikasi ilmu perkuliahan yang nantinya bisa bermanfaat saat masuk ke dunia kerja, ” ungkap Kepala Program Studi Ilmu Ekonomi UKSW yang kerap disapa Bapak Gatot.
Dengan teman kegiatan "Endure Till The End", kegiatan ini tidak hanya sekadar sharing alumni, tetapi juga telah dikemas dengan outbond dan talent show yang di harapkan akan meningkatkan keakraban antar mahasiswa IE FEB UKSW.
Terima kasih, ^.^
Bravo FEB,Viva UKSW !!!
Short Visit ICMAP 2014
Siapa bilang
belajar itu hanya di dalam kelas saja? Nyatanya pendidikan yang terdapat di Fakultas
Ekonomika dan Bisnis, Program Studi Manajemen dan Akuntansi ( International Class
of Management and Accounting Program) UKSW menggabungkan sisi teori dan
aplikasi didalam studi dengan menyelenggarakan serangkaian kegiatan salah
satunya disebut dengan Short Visit. Short visit adalah sebuah program Kunjungan
Perusahaan dan Kunjungan Universitas yang diselenggarakan oleh ICMAP (
International Class of Management and Accounting Program ).
Kegiatan yang
bertema “Opening a Window To The World” ini adalah sebagai wadah bagi para mahasiswa
untuk merealisasikan serta menyesuaikan antara teori di bangku kuliah dan
aplikasi lapangan.Nah, kebetulan tahun ini tepatnya tanggal 16 September 2014
kemarin, ICMAP angkatan 2013 melaksanakan short visit nya ke Thailand. Waaaaa
asyikk bukannn.. hehe..Eitsss namun jangan senang dulu, karena tujuan utama
dari short visit ini bukanlah untuk sekedar jalan-jalan saja melainkan juga
nantinya para peserta akan berkunjung ke beberapa tempat seperti : Christian
University of Thailand, GEMS Factory, Honey Bee Shop.
Dengan mengunjungi
tempat-tempat tersebut, diharapkan agar para mahasiswa dapat lebih mengenal
lagi tentang cross culture understanding, mempererat tali silahturahmi mahasiswa
, dan bagaimana peluang kerja serta dapat mengamati secara langsung bagaimana
cara kerja bisnis di dua perusahaan yang cukup besar tersebut.Nah setelah semua
agenda penting terselesaikan, untuk menyegarkan pikiran barulah para peserta
dibawa untuk berkunjung ke beberapa tempat wisata di Thailand seperti :
Noongnooch Village, Grand Palace & Emerald Buddha Temple, Dried Food
Market, dan juga kesempatan untuk berbelanja oleh-oleh di MBK Mall. Short Visit
tahun ini berjumblah 27 peserta yang terdiri dari 3 dosen pembimbing 23
mahasiswa ( ICMAP Accounting & ICMAP Management) dan 1 tour guide. Kegiatan
yang dilaksanakan selama 5 hari ini pun berjalan dengan lancar.
Para peserta
kini kembali dengan membawa berbagai
pelajaran dan pengalaman baru juga tentunya. Semoga saja acara-acara yang bermanfaat
seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga dapat memajukan kualitas para mahasiswa
di FEB tercinta khususnya. Ciao!!
Student
Development and Task Forces
EXPO FEB 2014
"Itu acara apa?", "Acaranya ngapain aja ya?", "Emang bisa ya Simulasi Bisnis dan Analisis Perancangan Sistem membuat pameran?", dan masih banyak lagi.
Yaaaaaaa... EXPO FEB 2014 ini sebagai wadah untuk mempresentasikan hasil kerja dari beberapa mata kuliah yang kebetulan tahun ini ada 2 mata kuliah yaitu mata kuliah APS (Analisis Perancangan Sistem) dan SimBis (Simulasi Bisnis). Baru ditahun 2014 acara EXPO ini diadakan dan FEB akan menjadikan acara ini sebagai agenda rutin fakultas. *asikkk!
Tujuan pelaksanaan acara sebenarnya untuk
memotivasi mahasiswa yang memiliki potensi dalam bentuk inovasi serta ide-ide kreatif. Hal inilah
yang pada akhirnya menjadi tugas dari para mahasiswa itu sendiri untuk mampu
menunjukan dan mempresentasikan ke pasar FEB.
Kemeriahan acara ini diikuti oleh 22 kelompok yang terdiri dari 13 peserta APS dan 9
peserta SimBis.
Tri Budi Raharja selaku ketua kelompok SimBis mengungkapkan bahwa SimBis yang merupakan mata kuliah anak kewirausahaan ini sangat
bermanfaat bagi para mahasiswa, “pada mata kuliah ini mengajari saya banyak hal tentang
bagaimana untuk menjadi seorang entrepreneur, berbagai pengalaman saya dapatkan
mulai dari perancangan, magang, sampai
tahapan realisasi di simulasi bisnis ini”. Sama halnya dengan Tri, peserta SimBis lainnya seperti kelompok 8 pun sangat bersemangat mengikuti
acara ini, kelompok ini berharap agar acara yang menarik ini bisa diselenggarakan
dalam skala yang lebih besar lagi. Hal ini menunjukan bahwa para mahasiswa pun
sangat berantusias terhadap kegiatan yang ada. Sangat menarik bukan?
Selain SimBis ada pula mata kuliah yang tidak kalah menariknya dalam ajang ini yaitu APS. Melisa Septiana selaku ketua kelompok 9 APS dengan bisnis bertema Bon-Bon Bite ini
mengemukakan bahwa manfaat dari APS ini adalah selain menambah pengetahuan
dalam berbisnis, terkhusus APS ini mengajari tentang bagaimana merancangkan
sesuatu dengan perancangan sistem yang baik. Kelompok ini juga menambahkan
bahwa mereka berharap untuk kedepannya acara yang sangat membangun ini tetap
diadakan setiap semester untuk menambah kreatifitas setiap mahasiswa FEB.
Acara yang berlangsung cukup singkat ini yaitu sejak
pukul 09.00-15.00 yang ternyata meninggalkan kesan yang mendalam bagi Ibu. Lili
Suharti selaku dosen dan Ketua Pelaksana SimBis 2014 ini. Beliau mengemukakan
bahwa ternyata untuk menghasilkan acara sesukses dan semeriah ini tidak harus
dengan persiapan yang lama, acara ini menunjukan bahwa dengan persiapan yang
singkat namun sunguh-sungguh, praktis dan nyaris tanpa biaya ini dapat berjalan
lancar dan tetap akan menarik selama apa yang ditampilkan itu memiliki
nilai-nilai yang baik dan bermanfaat. Berbagai harapan pun diungkapkan oleh Ibu.
Like selaku dosen dan Ketua Pelaksana APS 2014. “Saya berharap semakin kedepan
semakin baik tentunya, terutama saya juga sangat berharap bermula dari
acara-acara yang bermanfaat seperti ini dapat menjadi cikal bakal terciptanya
mahasiswa yang sudah siap terjun ke dunia kerja dengan berbagai inovasi,
ide-ide serta pengalaman yang siap mereka wujudkan nantinya.”
Semoga acara yang bermanfaat ini bisa
terus diadakan dan mahasiswa FEB tidak lelah-lelahnya menciptakan ide-ide kreatif. ^^
4th Winner of National Marketing Plan 2014
National Marketing Plan merupakan sebuah
event perlombaan mahasiswa manajemen
tingkat Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di Bandung tepatnya di Universitas
Kristen Maranatha pada tanggal 6-10 Mei 2014. Perlombaan ini diadakan supaya
dapat memperdalam pengetahuan mahasiswa jurusan
manajemen dengan skala nasional seputar analisa
pemasaran dalam kehidupan nyata dengan implementasi pada studi kasus Usaha
Kecil Menengah (UKM) nyata.
Secara kuantitas, target peserta adalah mahasiswa ptn/pts
se-nusantara. Namun realitanya yang mendaftar tahap
pertama sebanyak 12 universitas yang terdiri atas 20 tim. Beberapa universitas
tersebut diantaranya: Universitas
Indonesia, Universitas Bunda Mulia, Universitas Tarumanegara, Bina Nusantara,
STIE Musi Palembang, Multi Data Palembang, Universitas Jendral Soedirman,
Universitas Padjadjaran, Universitas Kristen Maranatha, Institut Teknologi
Harapan Bangsa, Universitas Warmadewa Bali, dan Universitas Mercubuana. Finalis
dari FEB UKSW antaralain Beta Ubaya Nindya 212012205, Julia Tri Purnomowati
212011102, dan Yan Enggal Asmara 212012090.
Gambar 1.
Finalis FEB UKSW bersama LO dari Universitas Kristen Maranatha
Sumber : Dokumentasi panitia National Marketing Plan
2014
Beberapa
pendaftar tersebut disaring menjadi 10 besar untuk lanjut pada tahan kedua.
Beberapa Universitas yang tidak lolos tahap pertama diantaranya: Universitas Jendral
Soedirman, Bina Nusantara,
Institut Teknologi Harapan Bangsa, Universitas Warmadewa Bali.
Selain universitas tersebut, tim yang berasal dari universitas lain
dinyatakan lolos pada tahap pertama dan dilanjutkan untuk meneliti Saung
Angklung Udjo di tahap kedua. Pada tahap tersebut dilaksanakan selama tiga
hari, dan pengumuman pemenang diumumkan pada acara Bandung Management
Festival (BMF). Terkhusus pada kelompok kami, FEB UKSW menempati posisi 4,
atau juara 4, dari total 10 tim yang ikut berkompetisi dalam acara tersebut. Berikut
adalah daftar finalis juara 1 sampai dengan 10.
1. Universitas
Indonesia
2. STIE
Multi Data Palembang 2
3. Universitas
Mercubuana Jakarta
4. FEB-Universitas
Kristen Satya Wacana
5. STIE
Musi Palembang
6. Universitas
Kristen Maranatha
7. Universitas
Padjajaran
8. Universitas
Bunda Mulia Jakarta
9. Universitas
Tarumanegara Jakarta
10. STIE
Multi Data Palembang 1
Lomba Antar SMA/SMK se Jawa” ‐ 22 Januari 2014
Oleh: Yusepaldo Pasharibu, ST., MM. – Ketua Panitia Lomba Antar SMA se Jawa 1
Lomba Antar SMA/SMK se Jawa” ‐ 22 Januari 2014) – FEB UKSW
Rabu, 22 Januari 2014, mulai jam 08.00 – 17.00 WIB, Keempat Program Studi FEB (Fakultas
Ekonomika dan Bisnis) Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah secara serentak
kembali menyelenggarakan kompetisi tingkat SMA/SMK se Jawa. Selain trophy dan sertifikat,
kompetisi ini akan memberikan hadiah berupa uang tunai dengan total sebesar Rp. 24.000.000,
dan beasiswa subsidi uang pembangunan hingga Rp. 15.000.000 bagi 25 siswa/siswi yang
berhasil memeroleh juara dalam kompetisi ini. Kompetisi tersebut terdiri dari 3 jenis kompetisi,
yaitu:
1. Management and Accounting Case Competition for Students (MACC) yang
diselenggarakan oleh Gabungan Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, dan Kelas Internasional
Prodi Manajemen dan Akuntansi yang disebut dengan International Class of Management
and Accounting Program.
2. Economics Competition 2014 (EC) yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Ekonomi.
3. Business Communication Competition “A Day At The Office” (BCC) yang
diselenggarakan oleh Prodi Sekretari.
Deskripsi kompetisi:
1. Kompetisi atau perlombaan MACC berupa analisis kasus bidang manajemen dan
akuntansi, yang dipresentasikan dalam Bahasa Inggris dengan alokasi waktu 15 menit oleh
Tim yang terdiri dari 3 orang siswa/i. Setelah tiap tim mempresentasikan hasil analisis
mereka, akan diberikan kasus bagian 2 berupa pertanyaan yang diambil secara acak dan
harus dijawab dengan alokasi waktu 5‐10 menit. Biaya pendaftaran untuk lomba ini adalah
Rp. 200.000/tim (sudah termasuk snack, makan siang, sertifikat peserta+souvenir). Untuk
tim/kelompok yang menjadi juara akan memeroleh hadiah uang + sertifikat + trophy,
dengan nominal Rp. 5.000.000 untuk juara I, Rp. 3.500.000 untuk juara II, serta Rp.
2.000.000 untuk juara III. Selain itu juara I, II, dan III juga akan mendapatkan beasiswa
subsidi uang pembangunan untuk masuk prodi Manajemen atau Akuntansi Rp 2.000.000,‐
per orang, dan jika masuk prodi Manajemen atau Akuntansi Kelas Internasional (ICMAP) Rp
10.000.000,‐ per orang. MACC juga memberikan hadiah uang dan sertifikat bagi Juara
Harapan I, II, dan III, berturut‐turut sejumlah Rp. 1.000.000, Rp. 750.000, dan Rp. 500.000.
2. Kompetisi atau perlombaan EC yang bersifat perorangan/individu ini dibagi menjadi 3
babak, yaitu babak penyisihan (peserta diminta mengikuti tes tertulis yang berbentuk soal
pilihan ganda, kemudian akan diambil sepuluh peserta dengan nilai terbaik untuk maju ke
Oleh: Yusepaldo Pasharibu, ST., MM. – Ketua Panitia Lomba Antar SMA se Jawa 2
babak semi final), babak semi final (merupakan sesi debat yang dibagi menjadi 3 sesi,
yaitu sesi argumentasi, sanggahan dan pernyataan akhir, dimana sepuluh peserta akan
dibagi ke dalam pihak Pro dan pihak Kontra terhadap suatu kasus dalam perekonomian.
Penentuan pihak Pro dan Kontra dilakukan dengan cara undian. Pada babak semi final ini
akan diambil 5 peserta terbaik yang akan maju ke babak final). Babak terakhir adalah
babak final (lima peserta akan dipersilahkan menjawab pertanyaan uraian yang sudah
dipersiapkan oleh panitia. Pada babak final ini akan diambil 3 peserta terbaik yang akan
menjadi pemenang Economics Competition 2014). Biaya pendaftaran untuk lomba ini adalah
Rp. 75.000 per siswa atau Rp. 60.000 per siswa jika pendaftaran dilakukan secara kolektif
oleh minimal 5 siswa. Untuk siswa yang menjadi juara akan memeroleh hadiah uang +
sertifikat + trophy, dengan nominal Rp. 2.500.000 untuk juara I, Rp. 2.000.000 untuk juara II,
serta Rp. 1.500.000 untuk juara III. Selain itu siswa yang masuk 10 besar akan mendapatkan
beasiswa subsidi uang pembangunan untuk masuk prodi Ilmu Ekonomi FEB UKSW sebesar
Rp 15.000.000,‐ per orang + hadiah dari sponsor.
3. Kompetisi atau perlombaan BCC yang bersifat kelompok (2 siswa per‐kelompok) ini
bertujuan untuk menggali potensi dan uji kompetensi komunikasi bisnis dalam bahasa
Inggris bagi siswa SMA/SMK. Dalam kompetisi ini, terdapat beberapa materi lomba yang
antara lain meliputi berkomunikasi lisan dalam bentuk diskusi dan rapat,
berkomunikasi lisan melalui pesawat telepon, pembuatan media presentasi dengan
aplikasi MS‐Powerpoin dengan bahan/sumber yang telah ditentukan juri, serta melakukan
presentasi di depan juri dengan topik dan media presentasi yang telah dipersiapkan
dalam sesi sebelumnya. Biaya pendaftaran untuk lomba ini adalah Rp. 150.000/tim (sudah
termasuk snack, makan siang, sertifikat peserta + souvenir). Untuk tim/kelompok yang
menjadi juara akan memeroleh hadiah uang + sertifikat + trophy, dengan nominal Rp.
2.000.000 untuk juara I, Rp. 1.750.000 untuk juara II, serta Rp. 1.500.000 untuk juara III.
Selain itu juara I, II, dan III juga akan mendapatkan beasiswa subsidi uang pembangunan
untuk masuk prodi Sekretari sebesar Rp 2.000.000,‐ per orang.
Jumlah Total Peserta dan Pemenang:
Total peserta yang terdaftar dalam lomba adalah sebanyak 152 siswa belum termasuk guru
pendamping dari SMA & SMK yang ada di Jawa.
Dengan rincian jumlah peserta dari:
Oleh: Yusepaldo Pasharibu, ST., MM. – Ketua Panitia Lomba Antar SMA se Jawa 3
MACC: 10 tim / 30 siswa, dari 7 Sekolah;
EC: 100 siswa, dari 25 Sekolah
BCC: 11 tim / 22 siswa, dari 7 Sekolah
Peserta/Tim yang berhasil memeroleh juara adalah sebagai berikut:
MACC:
Juara I : TIM 1 – SMAN 1, SALATIGA
Juara II : CHOMBSKY TEAM ‐ SMK N 1, DEMAK
Juara III : SMAK FRATERAN, SURABAYA
Juara Harapan I : TIM 1 – SMK NEGERI 1, SALATIGA
Juara Harapan II : TIM 2 – SMK NEGERI 1, SALATIGA
Juara Harapan III : GOLDEN GUN TEAM – SMK NEGERI 1, DEMAK
EC:
Juara I : Fransiska Herline Novitasari – SMA TARUNA NUSANTARA
Juara II : Sony Sugiharto – SMAK PETRA 5, SURABAYA
Juara III : Cahaya Maulidian – SMAN 5, SURABAYA
BCC:
Juara I : SMA NEGERI 1, SALATIGA
Juara II : SMA NEGERI 1, SALATIGA
Juara III : SMK NEGERI 6, SURAKARTA
Rangkaian kegiatan kompetisi tingkat SMA/SMK se Jawa ini juga meliputi penyelenggaraan
Seminar “Strategi & Langkah‐Langkah Sektor Keuangan Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN
2015”, dengan peserta Seminar sekitar 600 orang, baik yang berasal dari UKSW, Non UKSW,
perbankan, dan pejabat pemerintahan.
Lomba Antar SMA/SMK se Jawa” ‐ 22 Januari 2014) – FEB UKSW
Rabu, 22 Januari 2014, mulai jam 08.00 – 17.00 WIB, Keempat Program Studi FEB (Fakultas
Ekonomika dan Bisnis) Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah secara serentak
kembali menyelenggarakan kompetisi tingkat SMA/SMK se Jawa. Selain trophy dan sertifikat,
kompetisi ini akan memberikan hadiah berupa uang tunai dengan total sebesar Rp. 24.000.000,
dan beasiswa subsidi uang pembangunan hingga Rp. 15.000.000 bagi 25 siswa/siswi yang
berhasil memeroleh juara dalam kompetisi ini. Kompetisi tersebut terdiri dari 3 jenis kompetisi,
yaitu:
1. Management and Accounting Case Competition for Students (MACC) yang
diselenggarakan oleh Gabungan Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, dan Kelas Internasional
Prodi Manajemen dan Akuntansi yang disebut dengan International Class of Management
and Accounting Program.
2. Economics Competition 2014 (EC) yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Ekonomi.
3. Business Communication Competition “A Day At The Office” (BCC) yang
diselenggarakan oleh Prodi Sekretari.
Deskripsi kompetisi:
1. Kompetisi atau perlombaan MACC berupa analisis kasus bidang manajemen dan
akuntansi, yang dipresentasikan dalam Bahasa Inggris dengan alokasi waktu 15 menit oleh
Tim yang terdiri dari 3 orang siswa/i. Setelah tiap tim mempresentasikan hasil analisis
mereka, akan diberikan kasus bagian 2 berupa pertanyaan yang diambil secara acak dan
harus dijawab dengan alokasi waktu 5‐10 menit. Biaya pendaftaran untuk lomba ini adalah
Rp. 200.000/tim (sudah termasuk snack, makan siang, sertifikat peserta+souvenir). Untuk
tim/kelompok yang menjadi juara akan memeroleh hadiah uang + sertifikat + trophy,
dengan nominal Rp. 5.000.000 untuk juara I, Rp. 3.500.000 untuk juara II, serta Rp.
2.000.000 untuk juara III. Selain itu juara I, II, dan III juga akan mendapatkan beasiswa
subsidi uang pembangunan untuk masuk prodi Manajemen atau Akuntansi Rp 2.000.000,‐
per orang, dan jika masuk prodi Manajemen atau Akuntansi Kelas Internasional (ICMAP) Rp
Harapan I, II, dan III, berturut‐turut sejumlah Rp. 1.000.000, Rp. 750.000, dan Rp. 500.000.
2. Kompetisi atau perlombaan EC yang bersifat perorangan/individu ini dibagi menjadi 3
babak, yaitu babak penyisihan (peserta diminta mengikuti tes tertulis yang berbentuk soal
pilihan ganda, kemudian akan diambil sepuluh peserta dengan nilai terbaik untuk maju ke
Oleh: Yusepaldo Pasharibu, ST., MM. – Ketua Panitia Lomba Antar SMA se Jawa 2
babak semi final), babak semi final (merupakan sesi debat yang dibagi menjadi 3 sesi,
yaitu sesi argumentasi, sanggahan dan pernyataan akhir, dimana sepuluh peserta akan
dibagi ke dalam pihak Pro dan pihak Kontra terhadap suatu kasus dalam perekonomian.
Penentuan pihak Pro dan Kontra dilakukan dengan cara undian. Pada babak semi final ini
akan diambil 5 peserta terbaik yang akan maju ke babak final). Babak terakhir adalah
babak final (lima peserta akan dipersilahkan menjawab pertanyaan uraian yang sudah
dipersiapkan oleh panitia. Pada babak final ini akan diambil 3 peserta terbaik yang akan
menjadi pemenang Economics Competition 2014). Biaya pendaftaran untuk lomba ini adalah
Rp. 75.000 per siswa atau Rp. 60.000 per siswa jika pendaftaran dilakukan secara kolektif
oleh minimal 5 siswa. Untuk siswa yang menjadi juara akan memeroleh hadiah uang +
sertifikat + trophy, dengan nominal Rp. 2.500.000 untuk juara I, Rp. 2.000.000 untuk juara II,
serta Rp. 1.500.000 untuk juara III. Selain itu siswa yang masuk 10 besar akan mendapatkan
beasiswa subsidi uang pembangunan untuk masuk prodi Ilmu Ekonomi FEB UKSW sebesar
Rp 15.000.000,‐ per orang + hadiah dari sponsor.
3. Kompetisi atau perlombaan BCC yang bersifat kelompok (2 siswa per‐kelompok) ini
bertujuan untuk menggali potensi dan uji kompetensi komunikasi bisnis dalam bahasa
Inggris bagi siswa SMA/SMK. Dalam kompetisi ini, terdapat beberapa materi lomba yang
antara lain meliputi berkomunikasi lisan dalam bentuk diskusi dan rapat,
berkomunikasi lisan melalui pesawat telepon, pembuatan media presentasi dengan
aplikasi MS‐Powerpoin dengan bahan/sumber yang telah ditentukan juri, serta melakukan
presentasi di depan juri dengan topik dan media presentasi yang telah dipersiapkan
dalam sesi sebelumnya. Biaya pendaftaran untuk lomba ini adalah Rp. 150.000/tim (sudah
termasuk snack, makan siang, sertifikat peserta + souvenir). Untuk tim/kelompok yang
menjadi juara akan memeroleh hadiah uang + sertifikat + trophy, dengan nominal Rp.
2.000.000 untuk juara I, Rp. 1.750.000 untuk juara II, serta Rp. 1.500.000 untuk juara III.
Selain itu juara I, II, dan III juga akan mendapatkan beasiswa subsidi uang pembangunan
untuk masuk prodi Sekretari sebesar Rp 2.000.000,‐ per orang.
Jumlah Total Peserta dan Pemenang:
Total peserta yang terdaftar dalam lomba adalah sebanyak 152 siswa belum termasuk guru
pendamping dari SMA & SMK yang ada di Jawa.
Dengan rincian jumlah peserta dari:
Oleh: Yusepaldo Pasharibu, ST., MM. – Ketua Panitia Lomba Antar SMA se Jawa 3
MACC: 10 tim / 30 siswa, dari 7 Sekolah;
EC: 100 siswa, dari 25 Sekolah
BCC: 11 tim / 22 siswa, dari 7 Sekolah
Peserta/Tim yang berhasil memeroleh juara adalah sebagai berikut:
MACC:
Juara I : TIM 1 – SMAN 1, SALATIGA
Juara II : CHOMBSKY TEAM ‐ SMK N 1, DEMAK
Juara III : SMAK FRATERAN, SURABAYA
Juara Harapan I : TIM 1 – SMK NEGERI 1, SALATIGA
Juara Harapan II : TIM 2 – SMK NEGERI 1, SALATIGA
Juara Harapan III : GOLDEN GUN TEAM – SMK NEGERI 1, DEMAK
EC:
Juara I : Fransiska Herline Novitasari – SMA TARUNA NUSANTARA
Juara II : Sony Sugiharto – SMAK PETRA 5, SURABAYA
Juara III : Cahaya Maulidian – SMAN 5, SURABAYA
BCC:
Juara I : SMA NEGERI 1, SALATIGA
Juara II : SMA NEGERI 1, SALATIGA
Juara III : SMK NEGERI 6, SURAKARTA
Rangkaian kegiatan kompetisi tingkat SMA/SMK se Jawa ini juga meliputi penyelenggaraan
Seminar “Strategi & Langkah‐Langkah Sektor Keuangan Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN
2015”, dengan peserta Seminar sekitar 600 orang, baik yang berasal dari UKSW, Non UKSW,
perbankan, dan pejabat pemerintahan.
Harta, Tahta, dan Jelita
Ditulis oleh : Dr Intiyas Utami SE MSi Ak CA, dosen Fakultas Ekonomika dan
Bisnis (FEB) UKSW Salatiga, peneliti aspek keperilakuan dalam akuntansi.
KETERKUAKAN tengara bahwa artis Jennifer Dunn menerima
ìhadiahî berupa mobil mewah Toyota Vellfire dari Tubagus Chaeri Wardana
(Wawan), tersangka kasus pidana pencucian uang, menambah panjang deret sejarah
pencarian harta dan tahta dengan melibatkan wanita. Fenomena itu sejatinya
bukan hal baru yang mencengangkan masyarakat.
Korupsi, dalam ranah akuntansi, termasuk salah satu dari
tiga cabang ’’pohon’’ fraud (kecurangan), yang memiliki tiga ranting, yaitu
korupsi, penyalahgunaan aset (misappropriation asset), dan kecurangan laporan
keuangan. Lewat buku Auditing (2012), Arens dkk menyebutkan bahwa fraud,
termasuk korupsi, bisa timbul karena ada tiga penyebab, yaitu kesempatan,
tekanan, dan rasionalisasi.
Pertama; kesempatan itu muncul karena kemelemahan sistem
pengendalian internal pada suatu entitas organisasi. Sistem pengendalian
internal ibarat gembok untuk memastikan seisi
rumah aman dari pencurian. Pasalnya, gembok itu hanya bisa dibuka oleh
orang yang berwenang dan memegang kunci. Demikian pula dalam organisasi, gembok
merupakan sistem pengendalian internal untuk mengamankan aset dari berbagai
pelanggaran yang bisa menggerogoti aset, yang akhirnya meruntuhkan organisasi.
Kedua; tekanan, khususnya dari internal pelaku dalam
organisasi. Tekanan hidup dan tekanan sosial itu datang baik dari keluarga
maupun lingkungan, yang menuntut seseorang hidup glamor dan lebih hebat dari
orang di sekitar tempat tinggal atau lingkungan kerja. Keterbangunan tuntutan
dari keluarga/dinasti bisa membuat seseorang dalam jabatannya harus memilih
antara harta atau etika.
Ketiga; rasionalisasi. Mitos komunitas masyarakat layaknya
bebek berbaris itu menunjukkan manusia cenderung meniru perilaku tokoh yang
dianggapnya teladan. Hal ini karena manusia merasionalisasi banyak hal di
sekitarnya dan ketika lingkungan di sekitarnya ’’sukses’’ korupsi, maka ia
menganggap tindakan itu boleh dan lumrah dilakukan.
Para elite atau tokoh yang terjerat korupsi merupakan orang
terkemuka, terpelajar dan terkenal karena media massa mengungkap pesona dan
auranya. Contoh Rudi Rubiyandini, yang kesahajaannya pernah diekspose media
karena memilih mudik naik kereta api. Lalu Angelina Sondakh, mantan putri
Indonesia yang terjun ke politik, bahkan menjadi ikon iklan ìkatakan tidak pada
korupsiî.
Keterbangunan pesona atau aura tokoh itu ketika masih
bersinar, dalam ilmu keperilakuan dikenal sebagai efek halo. Halo merupakan
pendaran cahaya yang mengelilingi suatu objek bersinar. Demikian pula ketika
menilai objek manusia, riset pada bidang keperilakuan menunjukkan bahwa orang
cenderung mengalami bias kognitif, salah satunya dikenal sebagai bias
keterwakilan.
Ketika menilai individu lain, kita cenderung bertumpu pada
penilaian satu karakteristik pertama yang menonjol, dan penilaian tersebut
memengaruhi penilaian karakter lain dari individu tersebut. Misal melihat orang
berkacamata tebal, pendiam, dan terlihat lugu, kita bisa menilai ia
berpendidikan, kutu buku, pandai, dan jujur. Penilaian positif pada satu
karakter itu berimbas pada penilaian karakter lain yang positif dari orang
tersebut. Sebaliknya penilaian negatif muncul bila kita melihat pria bertubuh
kekar, bertato, beranting-anting, dan berpenampilan sangar. Fenomena tersebut
disebut bias kognitif efek halo.
Karakter Positif
Ketika image seseorang ditanamkan begitu positif, publik
akan mengenal individu tersebut memiliki karakter lain yang juga positif. Efek
halo bisa tercipta karena keterbatasan kognitif manusia. Penggunaan
keterbatasan kognitif biasa dipakai untuk mengiklankan produk yang cenderung
memanfaatkan tokoh yang dianggap bisa mewakili.
’’Pemanfaatan’’ artis oleh parpol pun bisa dikatakan ’’memanfaatkan’’
keterbatasan kognitif manusia sehingga partai memilih tokoh terkenal dengan
harapan tercipta efek halo. Belajar dari kasus efek halo tapi berakhir di
jeruji besi maka ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Pertama;
keterbatasan kognitif individu tak dapat dihindari, dan satu-satunya yang bisa
dilakukan adalah meningkatkan skeptisme dalam menilai objek. Ke depan kita tak
mudah percaya pada suatu hal, sebaliknya kritis menilai suatu objek.
Sikap kritis ini tak bisa muncul begitu saja tetapi harus
selalu diasah. Sikap kritis harus dibangun sejak dini, sejak di bangku SD,
lewat penanaman pendidikan karakter. Ke depan, siswa itu bakal menjadi pemimpin
sehingga sikap kritis harus berakar kuat di memori mereka.
Kedua; masyarakat makin peka terhadap penampilan tokoh
sekaligus skeptis menilainya, terlebih menjelang Pileg dan Pilpres 2014.
Iklan bertubi-tubi, pencitraan sebuah partai dengan
mengusung sejumlah tokoh hebat bertujuan menanamkan image positif terhadap
partai tersebut. Sebaiknya, perlu mengkritisi dan mencari informasi pembanding
atas program yang ditawarkan, tidak semata-mata menilai tokoh yang dijadikan
figur dan brand ambassador partai tersebut. Jangan menilai suatu objek hanya
dari bungkus.
Kita berharap media juga mengungkap aspek positif
pembangunan bangsa. Ikhtiar itu untuk menanamkan kepada anak usia dini dan
masyarakat bahwa kita masih memiliki sisi positif dan komitmen kuat
pemberantasan korupsi. Bila ingin menciptakan budaya antikorupsi, marilah kita
menampilan tayangan yang bisa membuat individu berpikir tidak ingin korupsi.
Tayangan positif akan dinilai positif, dan itulah imunisasi bagi kita untuk
antikorupsi. (10)
Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/02/18/252899
Liputan Promosi Fakultas ke Semarang
Sabtu,19 Oktober 2013 lalu Tim Promosi FEB UKSW dibantu dengan SDTF melakukan promosi ke sekolah-sekolah yang ada di Semarang. Mau tahu kayak apa keseruannya? Yuk teman - teman langsung saja mari kita lihat bersama cuplikan video yang diambil di SMA Terang Bangsa Semarang.
FEB Dikunjungi Rombongan dari Blora
| Siswa dari SMA Blora sedang menyaksikan video promosi FEB UKSW. |
Kamis, (20/6/2013) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB)
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kedatangan 42 siswa-siswi kelas XI beserta
8 guru pendamping dari SMA Khatolik Wijaya Kusuma, Blora. Kunjungan tersebut merupakan
rangkaian kegiatan Study Tour mereka
ditahun 2013.
FEB UKSW Kembali Cetak Prestasi
![]() |
| Foto Yusepaldo Pasharibu, ST., MM , Maria Dewi , Liberta Anggraini, dan Marcella Gunawan. |
FEB UKSW sekali lagi
membuktikan prestasinya yang memukau dalam Kompetisi Studi Kasus 2nd National
Business Innovation Competition, UBAYA, Surabaya, dengan tema “STRATEGI MEREK
DAN SALURAN DISTRIBUSI UNTUK BERSAING DALAM INDUSTRI DAGING AYAM OLAHAN (NUGGET
DAN SOSIS)”.
Dalam kompetisi tersebut, FEB UKSW menduduki peringkat ke-8 dari 73 peserta, mengalahkan beberapa Universitas Negeri, Universitas Swasta, maupun beberapa Sekolah Tinggi yang ada di Indonesia, antara lain seperti Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta, ITS, UNS, UNPAD, Udayana, Unair, Binus, Unika Atmajaya Jakarta, Unika Widya Mandala, Stain Tulungagung, dan STIE Malangkucecwara.
Tiga mahasiswi yang maju mewakili FEB kali ini diantaranya adalah Maria Dewi (212011609), Liberta Anggraini (212011089), dan Marcella Gunawan (212011077) yang dibimbing oleh Yusepaldo Pasharibu, ST., MM.
Kami ucapkan selamat atas prestasi yang diperoleh tersebut. Semoga kedepannya FEB UKSW dapat menunjukkan prestasinya yang lebih baik lagi. Prestasi ini hendaknya menjadi suatu "semangat" buat teman-teman FEB lainnya, supaya tidak takut dan ragu untuk mengikuti kompetisi/bersaing di luar sana, karena kualitas mahasiswa FEB tidak kalah dibandingkan dengan universitas lain yang ada di Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, FEB UKSW menduduki peringkat ke-8 dari 73 peserta, mengalahkan beberapa Universitas Negeri, Universitas Swasta, maupun beberapa Sekolah Tinggi yang ada di Indonesia, antara lain seperti Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta, ITS, UNS, UNPAD, Udayana, Unair, Binus, Unika Atmajaya Jakarta, Unika Widya Mandala, Stain Tulungagung, dan STIE Malangkucecwara.
Tiga mahasiswi yang maju mewakili FEB kali ini diantaranya adalah Maria Dewi (212011609), Liberta Anggraini (212011089), dan Marcella Gunawan (212011077) yang dibimbing oleh Yusepaldo Pasharibu, ST., MM.
Kami ucapkan selamat atas prestasi yang diperoleh tersebut. Semoga kedepannya FEB UKSW dapat menunjukkan prestasinya yang lebih baik lagi. Prestasi ini hendaknya menjadi suatu "semangat" buat teman-teman FEB lainnya, supaya tidak takut dan ragu untuk mengikuti kompetisi/bersaing di luar sana, karena kualitas mahasiswa FEB tidak kalah dibandingkan dengan universitas lain yang ada di Indonesia.
Internal Team, Student Development Taks Force.
Terima kasih,^.^
Bravo FEB,Viva UKSW !!!
KSP : "Cahyaning Wulan Suci Ketua Kami Periode Ini"
“…Marilah kita bangun KSP ini bersama-sama karena
tanpa teman-teman dan KSP ini saya bukan apa-apa,” itulah sepenggal sambutan
Cahyaning Wulan Suci yang terpilih sebagai ketua KSP, di akhir acara pemilihan
ketua Kelompok Studi Pembangunan (KSP) periode 2013/2014.
Kemarin sore (29/04)
mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi (IE) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) melakukan
pemilihan ketua KSP periode 2013/2014 di kediaman salah satu dosen Program
Studi Ilmu Ekonomi sekaligus Koordinator Bidang Kemahasiswaan, Eranus Yoga
Kundhani, SE di Jl. Osamaliki.
![]() |
| Foto :Cahyaning Wulan Suci |
FEB UKSW & DAI : Seminar Nasional “Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)”
Mengawali
bulan April tahun 2013 ini, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Unviersitas
Kristen Satya Wacana (UKSW) mengadakan Seminar Nasional “Sistem Jaminan Sosial
Nasional (SJSN)” di Balairung Utama UKSW, Salatiga. Seminar hasil kerjasama
antara FEB dengan Dewan Asuransi Indonesia (DAI) ini, berlangsung selama 3,5
jam sejak pukul 14.00 WIB.
“The Answer 2012” (KAMBING CUP MOTION 2013 (Basket Putra))
![]() |
| Gambar 1.4 Ariestyan Putra, Shotting Guard 2012 |
Salatiga (16/12). Salah satu kontigen baru
di Kambing Cup Motion 2013 adalah angkatan 2012. Menurut tim SDTF, angkatan ini
hanya memiliki 20% chance untuk menjadi kampiun di event tahunan FEB UKSW ini.
Dikarenakan belum ada yang mampu mematahkan mitos bahwa angkatan baru atau
kontigen baru bisa langsung dapat memenangkan event ini dan menjadi juara umum.
Tapi menurut tim wartawan olahraga SDTF, angkatan 2012 memiliki kesempatan
besar untuk mendapatkan emas di cabang olahraga basket putra. Pasalnya Angkatan
2012, harus berbangga diri mendapatkan seorang point guard yang di
gandang-gandang sebagai pengganti Endhyka Papua. Pemain tersebut mempunya
tinggi 168cm, dengan tubuh yang tidak terlalu tinggi, akan tetepai dia memiliki
kecepatan, ball handling, dan juga shot yang mumpuni.
Ariestyan Putra, point Guard 2012 ini
berasal dari Banyuwangi,Jawa Timur. Dia menjadi salah satu ujung tombak dari
tim basket 2012. Permainan basketnya mengingatkan kita pada legenda NBA, Allen
Iverson, cepat dan mematikan pada saat offense. Dirinya sudah
dibanding-bandingkan dengan beberapa pemain EBC (Enomomic Basket Club) seperti
, Papua dan Djamput. Menurut pelatih EBC, Coach Adhi Baskoro, “ Dia (Ariestyan
Putra) adalah pemain yang hebat, dia dapat mengatur serangan dalam tim, defence
nya juga bagus, akan tetapi dia masih muda, jadi masih labil, butuh banyak yang
di perbaiki dalam bermain basketnya.” Ucapnya. “Dia pemain yang sangat cepat,
tetapi akurasi menembaknya kurang, angkatan 2009 akan mengawasinya, saya sangat
senang jika dalam kambing cup nanti bisa bertemu dengannya.” kata Endhyka Papua
(Shotting Guard 2009). Di samping Putra, 2012 juga mempunyai banyak pemain baru
yang membantu Putra untuk mendapatkan emas di cabang olahraga basket putra,
diantaranya, Timoty,Xandra (Shotting Guard), Christopher (point guard), Gandang
(Small Forward), Michael (Power Forward, dan juga Dwiki (Center).








